Kembalilah kepada kemurnian ISLAM


Alhamdulillah atas segala nikmat yang di berikan . Saya bukan penulis, hanya ingin berbagi sedikit. Sempat jadi aktifis media sosial yg katanya membela pemimpin muslim, tp tidak jarang menghujat juga pemimpin muslim yg ada. Sebenarnya bukan bagian itu yg ingin saya ceritakan, namun pada bagian itu besar rasa saya ingin berubah menjadi lebih baik. Secara agama, agar hidup menjadi terarah. Menyerah sudah untuk mengejar kekayaan, bukan . Bukan karena beberapa kali bangkrut, bukan juga karena dicurangi teman. Tp ya sempat terlintas di pikiran, jika sudah kaya. Lalu apa ??? Itu yg membuat pikiran saja kacau. Walaupun belum kaya, tp sudah stress dgn gimana kalau sudah kaya haha . tp bukan juga itu yg mau saya ceritakan. Alhamdulillah, saya tekadkan ingin hijrah. Saya ingin hidup dalam aturan islam. Karena katanya dapat membuat hidup tenang. Mulai lah saya buka2 ceramah, mulailah dari habib riz*ieq, fel*ix siaw . Tp sempat heran, sedikitpun tidak ada perubahan dari diri saya. Yg berubah hanya 2. Jenggot dan celana cingkrang. 2 itu tidak saya dptkan dr ulama yg saya sebutkan berikut. Saya dapatkan itu lupa dari mana . entah dari ustadz maupun tulisan. Setelah bbrp bulan bertemu lah saya dengan ceramah yg asyik, cocok sekali untuk orang seperti saya. Nama nya ustadz subhan bawazier. Ceramah nya menggelitik. Namun banyak point2 yg saya dapatkan dari beliau, salah duanya "saya bangga jadi seorang muslim dan muslim itu asyik" Bagaimana dia menyampaikan kepada jamaah bahwa menjadi muslim itu asyik, sebelum dengar ceramah nya. Saya sempat dilema karena penampilan saya ini sering di cibir. Sebenarnya masih panjang cerita, dari bertemu ceramah nya ustadz khalid basalamah, syafiq riza basalama, nuzul dzikri, ali ahmad bin umar, sampai ustadz mancanegara mufti menk, yusuf estes dan rozaime ramle. Jujur, penemuan saya terhadap ustadz barusan membuat hidup saya menjadi lebih baik setiap harinya berdasarkan syariat islam
Cukup segitulah, saya mau mencuci baju dulu. Tp sesuatu yg ingin saya bagikan di sini adalah, Untuk beragama kamu harus menemukan guru yg tepat. Jika sudah belajar agama dan ingin hijrah namun tidak merubah hidupmu menjadi lebih baik dan tenang, cepat2 cari guru baru.

Penempatan Nanga Tebidah, Sintang, Kalimantan Barat

Tiba di bandara supadio, menginap 2 hari di pontianak untuk pertemuan dengan pihak dinas kesehatan provinsi . Setelah itu menuju sintang menggunakan pesawat selama kurang lebih 45 menit, tak di sangka, kami di sambut oleh bupati sintang, dr djarot dan jajaran kepala dinas nya. Di sintang juga menginap 2 hari untuk pertemuan dengan pihak dinas kesehatan kabupaten setelah itu berangkat menuju nanga tebidah, menggunakan mobil double gardan . perjalanan selama kurang lebih 5 jam . setelah itu menggunakan sampan/ motor air selama 15 menit . sampailah kami di puskesmas nanga tebidah, salah satu dtpk di kalbar . 
 
Di Sambut Bupati Sintang

Renunangan Mengejutkan Bagi Penderita Atau Suspect Kanker, Oleh Dokter Jepang


Makoto Kondo, ahli kanker terkenal di Jepang. Dia dosen radiologi di Keio University, dg pngalaman lbh dari 40 thn praktek kedokteran, dia berani menyatakan pandangan medis yang tidak berani diungkapkan dokter2 lain.
Ia lulusan Fakultas Kedokteran dari Universitas Keio, Jepang, kemudian melanjutkan studi di Amerika Serikat dan meraih gelar doktor.
Prestasinya mndapatkan penghargaan "Kikuchi Kan ke-60” pd thn 2012 (pemenang adalah tokoh yg berkontribusi besar thdap budaya Jepang).
Berikut bbrpa nasihatnya:
1. Yang menakutkan itu bukan kanker, tetapi “pengobatannya”. Mengapa ada orang yang semula energik, lantas menjadi lemah setelah terserang kanker ? Hal ini dikarenakan mereka tlh menjalani proses “pengobatan kanker”.
Selama “tidak mengobati kanker”, maka penderita bisa menjaga pikirannya secara jelas & sadar, sampai pada detik2 terakhir hidupnya. Jika ditangani secara tepat, maka tubuh dapat bergerak bebas leluasa.
Banyak kanker yang tidak memicu rasa sakit, tapi jika benar2 sakit atau  nyeri, itu bisa dikontrol.
Jika Anda tidak ada gejala sakit, nyaman2 aja, tetap berselera (makan), tapi dlm pemeriksaan medis terdeteksi kanker, maka “kanker” ini dipastikan adalah “pseudo kanker (kanker palsu/semu)”.
Dg hanya mengandalkan pencitraan Sinar X utk mendeteksi kanker payudara, 99%-nya juga berupa pseudo kanker, tp sebagian besar penderita tetap saja akan menjalani mastektomi (operasi pengangkatan payudara), disarankan sebaiknya berhati-hati.
2. Lebih dini menemukan kanker juga percuma. Karena sejak lahirnya sel-sel induk kanker, masa kanker merenggut nyawa seseorang itu telah pasti. Bila ditemukan lebih awal, mk “waktu bertahan hidup” jadi lebih lama.
Jadi, kita harus melihat “tingkat kelangsungan hidup dlm 10 thn”, baru bisa menntukn penderita bs disembuhkn ato tidak.
3. Operasi adalah cedera serius buatan (manusia). Setelah operasi, fisik kita akan menurun drastis, amat rentan terinfeksi, bahkan bs meninggalkan sequela yang sulit disembuhkan. Meninggal di meja operasi juga biasa terjadi. Jika dokter menganjurkan Anda untuk operasi, maka  diprtimbangkan dg rinci, efek seusai operasi.
Komunitas medis mengatakan : “Begitu operasi dilakukan, maka sel-sel kanker akan murka”. Karena operasi akan meninggalkan bekas luka, dan bekas luka itu merusak sel-sel normal, shg sel-sel kanker dalam darah akan meresap ke dalam, mempercepat pembiakan & mnyebar kmana-mana.
4. Kemoterapi itu sangat beracun. Kanker yg bisa disembuhkan secara kemoterapi hanya ada 4 macam: leukemia akut, limfoma ganas, kanker testis, kanker koriokarsinoma. Bbrpa jenis kanker ini hanya sktar 10% dari semua jenis kanker.
Apakah kemoterapi dapat memperpanjang hidup penderita, masih harus dibuktikan lebih lanjut. Racun obat itu sangat keras, dapat berefek samping yg serius. Semakin tinggi usia, dan semakin lama waktu merokok, maka toksisitas kemoterapi akan tampak lebih jelas.
5. Sebesar 90% dari penyakit kanker, terlepas diobati tidak, masa bertahan hidupnya sama.
Bgaimnapun mutahirnya perkembangan medis, kanker yg sebenarnya itu mustahil bs dismbuhkan dg hanya mengandalkan tenaga manusia.
Ttg kesaksian2 tentang “sembuh secara ajaib”, “kanker lenyap tak berbekas”, sebgn besar berhubungan dgn pseudo kanker ato kanker semu.
“Pseudo kanker” sama seperti jerawat, abaikan saja, karena secara alami akan hilang sendiri. Namun, para dokter justru mempropagandakan  melalui media cetak atau eletronik dg kata-kata promosi “kami tlh brhasil menyembuhkan kanker"
6. Meskipun dokter telah memastikan bahwa Anda terserang kanker, jika Anda tidak menderita krna penyakit itu, maka lebih baik menunggu sambil mengamati. Tapi, jika memang Anda benar2 ingin mengobatinya, maka coba Anda prtimbangkan dulu apakah diagnosis dokter itu benar.
7. Operasi berjalan sukses ≠ kanker berhasil disembuhkan. Sekalipun operasi brjalan smpurna, namun kanker padat yg sesungguhnya itu juga pasti akan kambuh.
8. Makin “canggih” proses terapi, semakin harus Anda waspadai. Banyak teknologi yg masih dalam tahap percobaan, tapi begitu dibilang “canggih”, penderita akan patuh saja ibarat kerbau dicocok hidungnya. Intinya, lebih baik Anda berhati-hati dengan terapi yang disertai kata “canggih” itu.
9. Metode pemeriksaan melalui pancaran sinar-X 360 ° secara keseluruhan, mengambil gambar cross-sectional (potong –lintang) bagian dalam tubuh (pasien). Dosis radiasi sekali periksa CT Scan itu setara dengan 200 – 300 kalinya sinar X atau radiography normal! Dan dosis radiasi sekali periksa CT Scan itu bs memicu trjadinya kanker.
10. Memperkuat sistem kekebalan tubuh tidak bermanfaat utk pencegahan & pengobatan kanker, bahkan sama sekali tidak efektif. Mengapa? Karena tugas sel kekebalan tubuh adalah menyerang benda asing dari luar, sementara sel2 kanker itu terbentuk karena mutasi sel kanker dari dalam tubuh itu sendiri. Sistem kekebalan tubuh manusia tidak akan menganggap sel kanker sebagai musuh. Mengapa kanker dapat tumbuh hingga 1 cm diameternya, karena sel-sel kekebalan tidak menganggap sel kanker sbg musuh. Inilah bukti tak terbantahkan  mengapa sistem kekebalan tubuh tdk dpt membunuh sel kanker.
Apa yg sebaiknya kita lakukan ?
Lupakan kanker, tidak perlu operasi, jangan  menjalani proses radioterapi atau terapi radiasi, apalagi kemoterapi, jangan pernah lakukan!

Saat badan mulai tidak nyaman, baru pikirkan cara meringankan rasa sakit itu. Dengan begitu, bisa nyaman & rileks memperpanjang usia hidup. Jika dokter tidak menjelaskan, maka sebaiknya jangan tanya lebih lanjut, karena tak seorang pun yg tahu Anda bs hidup brpa lama.
Tidak peduli apakah itu kanker atau penyakit lain, semua perlu ditangani oleh dokter terkait. Namun, pasien tidak perlu menyerahkan sepenuhnya kepada dokter terkait keputusan menentukan pengobatan, dan dokter jg tdk berhak memberi perintah seenaknya thdap pasien.
Kita bisa belajar dari batu-batu yg terus bergulir. Asal tahu saja, batu yang terus bergulir tidak akan ditumbuhi lumut. Selama kita banyak menggerakkan anggota tubuh, selalu mengaktifkan otak (berpikir), maka tubuh kita tidak akan berkarat.
Selain itu, selama kita bisa membuat rasa (emosi) menjadi lebih berisi setiap hari melewati suka-duka, sedih-ceria, maka kelima indera kita (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, peraba) tidak akan menjadi diam/lamban (pikiran atau tindakan/respon)
Jauhi hal-hal yang tidak menyenangkan, hargai dan syukuri nikmat dari kehidupan kita.
Banyak berjalan, darah akan mengalir ke segenap anggota tubuh, tidak akan tinggal/diam di bagian bawah anggota tubuh, mk tekanan darah akan relatif stabil.
Tertawa lepas bs mmbantu menggerakkan otot wajah & sekat rongga badan, sehingga pernapasan akan menjadi lebih dalam, sirkulasi darah juga akan lebih baik, shg tubuh juga akan terasa hangat.
Perbanyak nikmati makanan lezat, selalu melakukan hal-hal yang kita sukai, dengan begitu bisa membuat suasana hati menjadi ceria, tak perlu stress, membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak serotonin, dopamin, endorfin, meningkatkan keinginan dan suasana hati ceria, shg hidup mnjd lbih ceria.
Dari pengalaman,  selama bisa menjaga suasana hati tetap ceria, niscaya akan lupa rasa tdk nyaman/sakit & kanker pun tidak akan  menjadi lbh parah.
Dewasa ini, banyak yang meninggal karena kanker. Hari ini, nasib malang tampaknya menimpa orang lain, tapi besok bisa saja terjadi pada kita, siapa tahu? Setiap orang hanya bisa menjaga kesehatan masing-masing.
Berbagilah dg kerabat dan  teman-teman. Mulailah lakukan gaya hidup sehat, hadapi hari-hari dengan  ceria, inilah resep terbaik utk pencegahan kanker !!!

Pencegahan Penyakit dari Nabi Muhammad


Rasulullah bersabda:
“Jagalah lima perkara sebelum datang lima perkara; muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, dan hidup sebelum mati” (HR. Muslim) 
1.Pendahuluan
Kita semua pasti sepakat bahwa salah satu karunia yang sangat berharga dalam hidup ini adalah kesehatan. Agar sehat, kita sering kali tidak merasa sayang menghabiskan uang yang tidak sedikit. Kita tiba-tiba menjadi tunduk dan patuh pada saran dan nasehat dokter atau tenaga terapi lainnya dan siap menjauhi segala larangannya karena ingin sehat. Bahkan yang lebih parah lagi, ada juga yang bersedia mengorbankan aqidah dan keimanannya demi untuk sehat.
Dapat dipastikan tidak seorangpun menginginkan sakit. Karena sakit identik dengan penderitaan, kesulitan dan keterbatasan. Namun tahukah kita, bahwa sakit adalah sunnatullah yang telah menyatu dengan kehidupan semua makhluk hidup di alam ini. Suka atau tidak, penyakit telah menjadi bagian dari kehidupan kita yang nyata adanya.
Selaiknya penyakit tidak harus selalu dilihat dari sudut pandang negatif. Keberadaan penyakit memang membawa kerugian bagi si penderita, namun sebaliknya ada banyak keuntungan yang didapat dari penyakit dan penderitanya. Tidak dapat disangkal ilmu kedokteran dan juga bidang-bidang ilmu yang lain bisa jadi tidak akan semaju seperti sekarang ini jika Allah tidak menurunkan penyakit yang begitu beragam dan banyak jumlahnya.
Meskipun ada hikmah dari keberadaan penyakit, tetap saja sehat jauh lebih baik daripada sakit. Menjadi orang yang sehat tanpa ada gangguan penyakit memungkinkan seseorang untuk menjadi lebih produktif dalam bekerja, lebih banyak beribadah dan lebih berbahagia. Itulah mengapa Rasulullah menyebutkan sehat itu adalah kenikmatan. Namun sayangnya, justru nikmat sehat inilah yang paling sering dilupakan atau jarang disadari oleh kebanyakan manusia.
2. Prinsip-Prinsip Kesehatan Dalam Islam
Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna, demikian disebutkan oleh Hasan Al-Banna, seorang tokoh pergerakan yang sangat fenomenal di Mesir. Untuk mengetahui integralitas dan kesempurnaan ajaran Islam, tidak bisa tidak, kita harus melibatkan hadits-hadits Rasulullah untuk melakukan eksplorasi praktek dan implementasi nilai dan ajaran Islam dalam kehidupan beliau. Sebab Nabi Muhammad adalah model dalam praktek seluruh ajaran Islam yang Allah sebut sebagai uswah hasanah (suri tauladan).
Dalam hal kesehatan, kita jumpai begitu banyak arahan di seputar masalah ini dari hadits-hadits Rasulullah. Baik yang bersifat qauliy (ucapan) ataupun fi’liy (perbuatan). Dari hadits-hadits tersebut secara ringkas dapat disimpulkan ada beberapa prinsip tentang kesehatan dalam Islam, sebagai berikut:
- Menjaga kebersihan badan, pakaian dan tempat tinggal
Sabda Rasulullah, “Kebersihan adalah separuh dari keimanan”. Hadits ini menjadi dasar yang sangat kuat bahwa Islam sangat mementingkan urusan ini. Hampir tidak dijumpai agama selain Islam yang begitu detil mengatur masalah kebersihan badan, pakaian dan tempat tinggal. 
- Menjalani pola hidup islami
Seperti anjuran Rasulullah untuk berolahraga, makan ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, dan lain-lain.
- Mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan thayyib (berkualitas)
Kita makan dan minum bukan hanya sekedar untuk memenuhi rasa lapar, oleh karenanya Islam mengarahkan agar kita selektif memilih makanan, karena tidak setiap jenis makanan atau minuman baik dan berguna untuk tubuh kita. Sabda Rasulullah, “ tidak aku jumpai tempat yang lebih buruk pada diri manusia selain perut mereka”. Allah turunkan beberapa jenis makanan dan minuman yang haram dikonsumsi disamping karena telah terbukti tidak thayyib (berkualitas) juga sebagai suatu cara Allah untuk menguji ketaatan dan ketundukan kita terhadap-NYa
- Menghindari daerah wabah
Rasulullah pernah melarang para sahabat mendekati daerah yang terjangkit wabah penyakit menular. Pada kesempatan lain Rasulullah berpesan,“Larilah (jauhilah) penyakit menular seperti kalian lari dari (serangan) singa”
- Menghindari segala yang dapat menimbulkan bahaya
“Tidak boleh membahayakan (diri) dan tidak boleh membahayakan (orang lain)”. Sabda Rasulullah ini sangat terkenal bahkan para ulama menjadikannya salah satu kaidah dalam penetapan hukum Islam.
- Menjalankan ibadah-ibadah yang diperintahkan Allah
Dalam menjalankan ibadah-ibadah tersebut, terdapat banyak hikmah dan manfaat, termasuk di dalamnya hikmah dan manfaat kesehatan. Puasa sebagai contoh, adalah suatu ibadah yang telah dibuktikan memberi manfaat kesehatan bagi orang yang melaksanakannya. Sabda Rasulullah, “puasalah, kalian pasti akan sehat”.
- Segera berobat ketika sakit
Allah menjamin setiap penyakit pasti ada obatnya, jika terserang penyakit segeralah berobat. Membiarkan penyakit tanpa pengobatan yang dapat membahayakan jiwa sangat dilarang Islam. Dalam sebuah kesempatan Rasulullah memerintahkan seorang sahabatnya untuk berobat; ”Wahai hamba Allah, berobatlah. Sesungguhnya Allah tidak menciptakan penyakit tanpa menciptakan obatnya, kecuali satu penyakit yaitu tua”.
- Berobat dengan sesuatu yang halal dan dibenarkan
Meskipun untuk alasan mencari kesembuhan, Islam mensyaratkan agar faktor kehalalan tidak diabaikan, demikian pula dengan praktek pengobatan hendaknya tidak menggunakan cara-cara yang dilarang, seperti mengarah kepada prilaku syirik dan ma’shiyat. Sebagaimana pesan Rasulullah: “ Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak menciptakan penyakit melainkan dengan obatnya, karena itu hendaklah kamu berobat dan jangan berobat dengan yang haram”
Dalam melakukan pengobatan Rasulullah menganjurkan beberapa macam jenis obat yang dikenal di zaman itu seperti mengkonsumsi madu, habbatus sauda’ (jintan Hitam), kurma, air zamzam, minyak zaitun dan lain-lain. Sedangkan metode pengobatan yang direkomendasikan Rasulullah di masa beliau adalah hijamah (bekam), ruqyah dan kai (pengobatan dengan menggunakan besi panas). 
- Berobat kepada ahlinya
Suatu ketika ada seorang sahabat yang terluka, Rasulullah memanggil dua orang dari suku Ammar dan bertanya siapakah di antara keduanya yang paling mengerti tentang ilmu pengobatan. Ini memberi petunjuk bahwa orang yang ahli dalam bidang pengobatanlah yang seharusnya dijadikan rujukan dalam penanganan suatu penyakit. Bahkan secara jelas Rasulullah mengancam orang yang berani melakukan praktek pengobatan sementara ia tidak memiliki pengetahuan tentang bidang tersebut. 
3. Imunisasi sebagai cara pencegahan penyakit
Jika diperhatikan, dari sekian banyak prinsip-prinsip kesehatan Islam diatas. Kita akan dapati bahwa sebagian besar prinsip-prinsip tersebut berkenaan dengan bagaimana melakukan usaha-usaha pencegahan terhadap timbulnya penyakit. Dan ini sangat sesuai dengan prinsip kesehatan yang sangat terkenal; mengegah lebih baik daripada mengobati.
Bahkan bukan hanya melalui cara-cara yang biasa dilakukan untuk tujuan ini, Rasulullah juga mengajarkan kepada kita cara mencegah penyakit yang bersifat ruhiy-tabbudiy (cara-cara spiritual) yaitu dengan senantiasa membaca doa wirid pagi dan sore yang isinya permohonan agar Allah senantiasa memberi kesehatan badan, pendengaran dan penglihatan kita. Sebab kesehatan adalah karunia yang sangat berarti bagi manusia.
Upaya-upaya pencegahan penyakit seperti yang anjurkan agama, sesungguhnya membuka ruang yang sangat luas terhadap berbagai pilihan-pilihan. Imunisasi adalah salah satu pilihan. Sebab sebagaimana diketahui imunisasi dimaksudkan agar tubuh memiliki kekebalan terhadap jenis-jenis penyakit tertentu. Dengan melakukan cara ini, dimungkinkan seseorang akan kebal terhadap beberapa macam penyakit yang berbahaya. Tujuan imunisasi ini tentu sangat singkron dengan prinsip-prinsip kesehatan di atas dimana Islam menghendaki ummatnya selalu dalam kondisi sehat dan terjauh dari penyakit.
Namun belakangan kita mendengar berita-berita yang kurang menggembirakan tentang pelaksanaan imunisasi yang berdampak buruk terhadap sejumlah anak dan orang dewasa yang diimunisasi. Dan yang lebih mengagetkan lagi, ternyata ada jenis-jenis vaksin tertentu yang bercampur dengan bahan-bahan yang tidak halal dalam proses pembuatannya. Dua hal yang menyalahi prinsip-prinsip kesehatan dalam Islam. Inilah kemudian yang memunculkan beberapa reaksi negatif di masyarakat. Dampaknya adalah keraguan –terutama dari kalangan kaum muslimin- untuk melakukan imunisasi. Bahkan sebagian telah sampai pada kesimpulan bahwa imunisasi haram karena dapat menimbulkan bahaya dan tidak halal.
Sayangnya, sampai sekarang Pemerintah kita belum memberikan tanggapan secara resmi dan serius terhadap keraguan masyarakat di seputar masalah imunisasi . Sehingga menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat tentang pemanfaatan program pemerintah ini. Sebagian menolak dengan alasan berbahaya dan tidak halal, dan sebagian lagi tetap menerima karena belum ada kejelasan tentang halal haramnya dari lembaga yang berwenang, adapun kejadian-kejadian tragis yang menimpa beberapa orang setelah diimunisasi hanya bersifat kasus yang tidak semua orang mengalaminya.
Menyikapi pro kontra yang sekarang berkembang di masyarakat, tentu kita harus lebih arif dan tidak bersikap terburu-buru. Kita sangat berharap ada klarifikasi dari Pemerintah -sebagai pihak yang bertanggung jawab- terkait berita yang berkembang selama ini. Namun sementara kita menunggu, kita tetap harus waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan-kemungkinan datangnya penyakit yang tidak pernah diundang tersebut. Beberapa waktu yang lalu umpamanya, kita dikejutkan dengan berita banyaknya masyarakat kita yang menderita lumpuh layu. Sehingga akhirnya Pemerintah menggalakkan imunisasi Polio di semua wilayah di Indonesia. Sebagaimana prinsip di atas, kita tidak boleh membiarkan penyakit, apalagi jika penyakit tersebut dapat menjadi wabah yang dapat menjangkiti banyak orang.
Memang upaya-upaya pencegahan penyakit seperti yang anjurkan agama, membuka ruang yang sangat luas terhadap berbagai pilihan-pilihan. Imunisasi adalah salah satu pilihan. Tentu saja bagi mereka yang merasa ragu atau menolak untuk menggunakan cara imunisasi/vaksinasi, harus mencari alternatif lain yang dibenarkan untuk melakukan pencegahan-pencegahan terhadap datangnya penyakit. Selama pilihan-pilihan itu dilakukan dengan pemahaman dan pengetahuan yang memadai, maka itu dapat dibenarkan untuk dilakukan. 
4. Penutup
“Muslim yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada muslim yang lemah, meskipun pada keduanya ada kebaikan. Jagalah segala yang bermanfaat bagimu. Selalulah mohon pertolongan pada Allah dan jangan engkau lemah. Jika suatu musibah menimpamu, jangan engkau berkata;”..andai saja dulu aku begini, pasti jadinya akan begini dan begitu”, tapi katakanlah; “Sudah menjadi ketentuan Allah, apapun yang Allah mau pasti terjadi” sebab berandai-andai itu membuka pintu perbuatan syaitan” (HR. Muslim)
Hadits di atas secara tersirat menyatakan bahwa jika kita ingin menjadi muslim yang baik dan ingin dicintai Allah maka lakukan upaya-upaya yang menjadikan kita kuat fisik (juga kuat mental, sosial, dan finansial), yang dapat mencegah kita dari serangan penyakit yang dapat menjadikan kita lemah. Inilah pesan yang seharusnya dapat memotivasi kita untuk perduli terhadap kesehatan kita. Islam bukan hanya memerintahkan agar kita menjaga kesehatan, lebih dari itu Islam memberikan penghargaan bagi mereka yang berbuat untuk menjadi kuat, penghargaan itu berupa cinta dari Allah.
Namun demikian untuk memperoleh fisik yang kuat dan sehat, tetap ada rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar. Agar tidak terjadi tujuan menghalalkan cara yang berakibat lemahnya mental kita. Bayangkan jika ada seorang yang sehat dan kuat fisiknya tapi rapuh dan lemah mentalnya tentu akan menjadi problem tersendiri nantinya. Islam berharap kita dapat menyeimbangkan segala kekuatan yang ada, sehingga akan menjadi sebuah potensi yang luar biasa dan dapat memberi manfaat dan kebaikan bagi orang dan lingkungan di sekitar kita.
Akhirnya semoga kita Allah memudahkan jalan bagi kita untuk melaksanakan segenap ajaran agama-nya dan menjadikan kita muslim yang senantiasa dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari semua kejadian. Amin.
Artikel dari bintusahaly.blogspot.co.id/2010/12/pencegahan-penyakit-dalam-tinjauan.html?m=1

DHF/ Demam Berdarah Dengue/ Dengue Haemorhagic Fever


PENDAHULUAN
Berhubung sekarang lagi musim hujan, saya coba mengangkat topik tentang salah satu penyakit yang biasanya menjadi momok yang menakutkan bila musim hujan tiba, yaitu demam berdarah, atau dalam istilah medis biasanya disebut demam berdarah dengue (DBD) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Dan tiba2 pada malam saat saya dinas, datang pasien dengan keluhan panas tinggi . kuy langsung di simak aja
Kriteria Klasik Demam Dengue :
Demam dengue secara klasik ditandai adanya trias dengue seperti ini : panas tinggi, rasa sakit dan adanya ruam atau rash. Panas tinggi yang dimaksud adalah panas selama 2-7 hari, kontinyu, dan memdadak turun ( seperti pelana kuda). Rasa sakit bisa didapatkan pada kepala, otot maupun sendi. Ruam disini dimaksud adalah muka yang kemerahan.
Kriteria DHF menurut WHO
Kriterianya ada 2 yaitu klinis dan laboratorium.
Klinis :Demam mendadak, tinggi, kontinue 2 – 7 hariPerdarahan : min Rl (+), ptechiae, echymosis, epistaksis, gingiva bleeding, hematemesisHepatomegaliShockLaboratorium :Trombositopenia : < 100.000 mg/dlHemokonsentrasi : PCV meningkat > 20%
Diagnosa DHF
Klinis : 1,2,3Laboratorium : 1,2
Diagnosa Dengue Syok Syndrome
Klinis : 1,2,3,4Shock + PCV yang meningkatTrombositopenia
Tingkat beratnya DHF
Grade I  : Demam, gejala umu tidak jelas, RL (+)Grade II  : Grade I, perdarahan kulit spontanGrade III : Kegagalan sirkulasiGrade IV : Shock berat,, tensi/atau nadi tidak terukur
Indikasi Masuk Rumah Sakit
Hari 1,2 sedikitnya ada kombinasi : Demam tinggi, RL (+), kejang/muntah berlebihHari ke 3 dst, kombinasi : demam tinggi, wajah “sakit keras”, RL (+) Hepatomegali, nyeri epigastrium, leukopeni, PCV meningkat dan trombositopeniaPerdarahan spontan, demam +/-Impending syok : nadi cepat, lemah, berkeringat, kulit dingin

PKL Nusantara Sehat 7 Di Bogor

PKL di UPF Sukaraja, Bogor, Jawa Barat tentang manajemen puskesmas. Pelajaran yg bs di ambil di sini adalah pentingnya dokumentasi di setiap kegiatan yg di lakukan, walaupun hanya sekedar beli bakwan untuk anak PKL . Kan jadi malu sendiri ketika ada yg ingin melihat program yg sudah kita kerjakan, namun kita tidak dapat menunjukkan bukti pekerjaan kita. Alhasil diragukeun .
#tulisapaygkamukerjakan
#kerjakanapaygkamutulis
*ngomongapasihbang

Mars Tinggalkan Ayah Tinggalkan Ibu Nusantata Sehat


Tinggalkan ayah tinggalkan ibu
Izinkan kami pergi berjuang
 
  Di bawah kibaran sang merah putih
  Majulah ayo maju menyerbu serbu
Tidak kembali pulang
Jangan pulang
Sebelum kita yang menang
Pasti menang
  
   Walau mayat terdampar di medan perang
   Demi bangsa kami kan berjuang
Berjuang
Maju ayo maju ayo terus majuuuu
Singkirkan dia dia dia
Kikis habis lah mereka
Musuh negara indonesia
  
   Wahai kawanku
   Latsar bela negara
   Dimana engkau berada .. Disini
Teruskan perjuangan para pahlawan
Demi bangsa kami kan berjuang