Kembalilah kepada kemurnian ISLAM


Alhamdulillah atas segala nikmat yang di berikan . Saya bukan penulis, hanya ingin berbagi sedikit. Sempat jadi aktifis media sosial yg katanya membela pemimpin muslim, tp tidak jarang menghujat juga pemimpin muslim yg ada. Sebenarnya bukan bagian itu yg ingin saya ceritakan, namun pada bagian itu besar rasa saya ingin berubah menjadi lebih baik. Secara agama, agar hidup menjadi terarah. Menyerah sudah untuk mengejar kekayaan, bukan . Bukan karena beberapa kali bangkrut, bukan juga karena dicurangi teman. Tp ya sempat terlintas di pikiran, jika sudah kaya. Lalu apa ??? Itu yg membuat pikiran saja kacau. Walaupun belum kaya, tp sudah stress dgn gimana kalau sudah kaya haha . tp bukan juga itu yg mau saya ceritakan. Alhamdulillah, saya tekadkan ingin hijrah. Saya ingin hidup dalam aturan islam. Karena katanya dapat membuat hidup tenang. Mulai lah saya buka2 ceramah, mulailah dari habib riz*ieq, fel*ix siaw . Tp sempat heran, sedikitpun tidak ada perubahan dari diri saya. Yg berubah hanya 2. Jenggot dan celana cingkrang. 2 itu tidak saya dptkan dr ulama yg saya sebutkan berikut. Saya dapatkan itu lupa dari mana . entah dari ustadz maupun tulisan. Setelah bbrp bulan bertemu lah saya dengan ceramah yg asyik, cocok sekali untuk orang seperti saya. Nama nya ustadz subhan bawazier. Ceramah nya menggelitik. Namun banyak point2 yg saya dapatkan dari beliau, salah duanya "saya bangga jadi seorang muslim dan muslim itu asyik" Bagaimana dia menyampaikan kepada jamaah bahwa menjadi muslim itu asyik, sebelum dengar ceramah nya. Saya sempat dilema karena penampilan saya ini sering di cibir. Sebenarnya masih panjang cerita, dari bertemu ceramah nya ustadz khalid basalamah, syafiq riza basalama, nuzul dzikri, ali ahmad bin umar, sampai ustadz mancanegara mufti menk, yusuf estes dan rozaime ramle. Jujur, penemuan saya terhadap ustadz barusan membuat hidup saya menjadi lebih baik setiap harinya berdasarkan syariat islam
Cukup segitulah, saya mau mencuci baju dulu. Tp sesuatu yg ingin saya bagikan di sini adalah, Untuk beragama kamu harus menemukan guru yg tepat. Jika sudah belajar agama dan ingin hijrah namun tidak merubah hidupmu menjadi lebih baik dan tenang, cepat2 cari guru baru.

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »